Pembiasaan Jalan Kaki

Pembiasaan jalan kaki pada peserta didik merupakan salah satu upaya meningkatkan aktivitas dan kualitas fisik. Pembiasaan jalan kaki memiliki banyak manfaat, antara lain:

Ragam Aktivitas Pembiasaan Jalan Kaki

1. Pembiasaan Jalan Kaki Menuju Sekolah

Guru menugaskan peserta didik untuk membiasakan berjalan kaki dari rumah menuju ke sekolah dengan jangkauan jarak maksimal 500 meter. Apabila jarak antara rumah ke sekolah lebih dari 500 meter, maka peserta didik dapat menggunakan transportasi ke sekolah sampai titik tertentu, yang masih terdapat jarak dengan sekolah untuk berjalan kaki sejauh 500 meter. Selain dengan aktivitas berjalan kaki sebagai moda transportasi aktif ke sekolah, aktivitas bersepeda dapat menjadi alternatif pilihan lainnya.
Namun penerapan pembiasaan jalan kaki ke sekolah ini perlu memperhatikan keamanan dan kenyamanan kondisi atau situasi jalan serta lingkungan yang dilalui peserta didik. Strategi pembiasaan jalan kaki menuju sekolah dilakukan dengan menyelenggarakan program “Hari Berjalan Menuju Sekolah”. Kegiatan ini dilakukan seminggu sekali dengan mewajibkan seluruh peserta didik untuk melakukan jalan kaki atau bersepeda menuju ke sekolah.
Apabila jarak rumah peserta didik dari sekolah terlalu jauh, maka sekolah dapat menentukan titik pemberhentian bagi pengantar dan mewajibkan peserta didik berjalan kaki dari titik pemberhentian yang ditentukan menuju sekolah.

2. Mengamati Lingkungan di Sekitar Sekolah

Peserta didik dipandu oleh guru berjalan kaki mengelilingi sekolah dan mengamati lingkungan alam yang dilaluinya, seperti tanaman, hewan, sawah, kebun, sungai, bangunan (gedung, rumah, pondok atau saung), marka lalu lintas, pasar dengan durasi 15 s.d. 30 menit. Pelaksanaannya dapat terintegrasi pada saat pembelajaran (outdoor learning) atau waktu khusus seperti istirahat dan lainnya.